Deli Serdang ( Aliyah Education’s Journalist )— Siswa-siswi MAN 2 Deli Serdang kembali menunjukkan prestasi membanggakan dalam berbagai ajang kompetisi di bidang keagamaan, olahraga, dan kepramukaan sepanjang akhir April hingga awal Mei 2025.
Dalam ajang Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-6 yang diselenggarakan oleh Pusat Pelatihan Al-Qur’an dan Hadits Sumatera Utara, dua siswa berhasil meraih penghargaan pada cabang Syarhil Qur’an. M. Fauzan Hidayat (XI Islamic 2) meraih Harapan I untuk golongan putra, sementara Arizka Khairani (X-7) dinobatkan sebagai Terbaik III untuk golongan putri. Sementara itu, Syifa Azzahra (XI Saintek 2) berhasil menyabet Juara 1 Cabang Syarhil Qur’an tingkat Kota Medan, mengukuhkan posisinya sebagai salah satu peserta terbaik.
Tak kalah membanggakan, tim Pramuka MAN 2 Deli Serdang sukses menjadi Juara Umum 1 dalam event KOPI ONE PASS (Kompetisi Organ Pandu Inovasi) yang digelar di SMKN 1 Lubuk Pakam pada 2–4 Mei 2025. Mereka menyapu bersih berbagai kategori kejuaraan seperti LKBB (Utama 1), pionering (Utama 2), scouting skill (Utama 2), suporter terbaik, danton terbaik, serta pembina terfavorit.
Di bidang olahraga, para atlet silat dari MAN 2 Deli Serdang juga menorehkan prestasi di Kejuaraan Silat Tarung/Fighter yang berlangsung di GOR Veteran Medan pada 29 April–1 Mei. Empat siswa berhasil meraih Juara 2 di masing-masing kelas: Nazelin Alfarizi (X-10, kelas A putra), Raden Rajawali Akmal (X-11, kelas G putra), Humairatu Rahma (X-11, kelas C putri), dan Latifatul Annisa Aura N.P (XI Soshum-2, kelas F putri).
Selain itu, tiga siswa MAN 2 Deli Serdang dinyatakan lulus seleksi Paskibraka tingkat Kabupaten Deli Serdang, yaitu Anitasya Armadani Harahap (X-5), Erza Satya Wijaya (X-9), dan Muhammad Habib Kurniawan (X-1). Mereka akan menjalani pelatihan intensif untuk menjadi pengibar bendera pada upacara peringatan kemerdekaan mendatang.
Rangkaian prestasi ini menunjukkan komitmen MAN 2 Deli Serdang dalam mendukung pengembangan potensi siswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Dukungan dari para guru dan pembina menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam mencetak generasi yang berprestasi dan berdaya saing tinggi.